Selasa, 18 Agustus 2026

Dix-Huit Ans

Waktu terus berjalan,
Tak pernah berhenti melangkah,
Delapan belas tahun telah berlalu,
Namun satu hal tak pernah berubah,
Aku masih mencintaimu.

Jika waktu mengajarkanku banyak hal,
Maka kaulah pelajaran terindahnya,
Bersamamu aku belajar bahwa cinta bukan hanya tentang debar saat pertama bertemu,
Melainkan tentang tetap memilih orang yang sama setiap hari tanpa ragu.

Setelah sekian lama kita bersama, 
Rasa masih tetap sama seperti pertama berjumpa
Tatapanmu masih mampu menenangkan hatiku,
Senyummu masih menjadi alasan bahagiaku,
Dan pelukanmu masih menjadi tempat ternyaman untuk pulang.

Terima kasih telah berjalan bersamaku,
Melewati suka dan duka,
Menguatkan saat aku lelah,
Dan mencintaiku dengan cara yang begitu indah.

Happy wedding anniversary sayangku,
Semoga kita terus menggenggam tangan yang sama, 
Menatap masa depan yang sama, 
Dan saling mencintai dengan hati dan kasing sayang yang terus membara.

Dan jika aku diberi kesempatan untuk mengulang hidup ini,
Aku akan tetap memilihmu,
Jatuh cinta kepadamu, lagi, lagi dan lagi

Luv,
Suamimu




Australia 2026

 "Jika ada rejeki, kemana kita tahun depan?" 

Pertanyaan itu selalu terlontar setiap akhir tahun. Liburan adalah topik yang selalu menarik untuk didiskusikan bersama. Setiap orang bisa memberikan daftar destinasi yang ingin dikunjungi baik di dalam maupun di luar negeri. Destinasi final akan ditentukan tergantung dana yang tersedia kemudian.

Yak, setelah masuk daftar selama 2 tahun berturut-turut, akhirnya Australia menjadi pilihan untuk liburan tahun 2026. Liburan tahun ini kita pilih di tengah tahun karena akhir tahun Kakak Nara akan sibuk dengan segala pendaftaran sekolah/kuliah. 

Perburuan informasi, tiket, visa dan sebagainya dimulai. Pelan-pelan nonton youtube, baca-baca tulisan orang di Backpacker Internasional, artikel dan lain-lain untuk memastikan liburan bisa berjalan dengan lancar. Tentu sebagai pemegang paspor hijau, urusan aplikasi dan pengajuan visa memang menjadi kegiatan yang tidak dapat dipisahkan.

Dokumen terkumpul, itinerary disiapkan dan aplikasi dilakukan. DAN, 3 minggu Visa kita Granted!. Yes, saatnya issue ticket yang memang waktu apply visa bukan suatu kewajiban untuk dibeli. Pilihan jatuh ke Malaysia Airlines (MH) karena harga relative lebih murah, waktu penerbangan dan transit paling ok, serta layanan bagasi juga bagus.

Hampir 2 minggu kita menikmati kota Sydney dan Melbourne. Musim dingin yang basah dan menyegarkan. Dengan tema "slow traveling", kita menikmati waktu bersama selagi kita bisa. 

Tahun depan kemana kita? Tergantung kemana Kakak Nara membawa kita, hahahaha...



 

Rabu, 03 Juni 2026

Quarante Trois Ans

Sayangku tercinta,

Hari ini aku merayakan hari ulang tahun seseorang yang paling berarti untukku. Kamu bukan hanya seorang istri, tapi juga sebagai rumah tempat hatiku pulang.

Di hari ulang tahunmu ini, aku tidak meminta banyak selain semoga Tuhan selalu memberimu kesehatan, melindungi senyummu, dan memberimu panjang umur agar aku masih punya banyak waktu untuk mencintaimu dan menyayangimu.

Selamat ulang tahun sayangku. Aku mencintai dan menyayangimu lebih dari apa yang bisa aku tulis.

Dengan seluruh cinta yang aku miliki.

😍Suamimu😍




Senin, 30 Maret 2026

Obat Terbaik

Hari menjelang malam. Aku bersiap merapikan meja kerja dan mengemas tasku. Sekejap kuintip kepadatan lalu lintas di jalan utama kota Jakarta.

Terlihat kepadatan kendaraan berbaris rapi seolah tanpa jarak dan tanpa putus. Hmm..syukur aku sudah naik kereta, begitu gumamku.

Berjalan menyusuri pedestrian jalan Sudirman sebelum memasuki MRT dan LRT yang membawaku pulang. Lumayan sejuk hari ini karena siang tadi hujan menyirami dan membasuh panasnya kota Jakarta. Aku melihat jadwal keberangkatan dan masih sekitar 3 menit lagi sebelum keretaku tiba di peron 2. Pintu terbuka dan aku melangkah masuk, mencari tempat yang nyaman dan tidak terdesak oleh penumpang yang akan masuk di stasiun-stasiun berikutnya.

Sekitar 48 menit perjalanan biasanya aku gunakan untuk membaca atau belajar bahasa asing online. Iseng aja mengisi waktu. “Next Station, Harjamukti”, begitu pengumuman di speaker LRT. Aku mulai memasukkan earphone, kacamata dan handphone dan menyimpan rapi di dalam tas.

Melangkah menuju parkiran motor dan memacu perlahan pulang ke rumah. Begitu motor terpakir, sesosok putri kecil sudah menyambut di garasi dengan cerita dan senyuman terbaiknya. Itulah obat terbaik yang bisa meredakan dan menghilangkan semua lelah dan penat.

Sambil melonggarkan pikiran, meja makan adalah tempat terbaikku. Setelah berbagi cerita hari itu, istriku bercerita kalau Gita bilang seneng dan bersyukur punya ayah yang tidak terlalu sibuk bekerja dan masih punya banyak waktu untuk mereka. Mendengar kata-kata itu membuat hariku semakin berbunga. Aku merasa itu pujian terbaik yang pernah aku terima. Aku menjadi semakin yakin bahwa jalan yang aku pilih sudah benar. Jalan untuk selalu ada untuk mereka, menikmati waktu bersama.