Selasa, 18 Agustus 2026
Dix-Huit Ans
Australia 2026
"Jika ada rejeki, kemana kita tahun depan?"
Pertanyaan itu selalu terlontar setiap akhir tahun. Liburan adalah topik yang selalu menarik untuk didiskusikan bersama. Setiap orang bisa memberikan daftar destinasi yang ingin dikunjungi baik di dalam maupun di luar negeri. Destinasi final akan ditentukan tergantung dana yang tersedia kemudian.
Yak, setelah masuk daftar selama 2 tahun berturut-turut, akhirnya Australia menjadi pilihan untuk liburan tahun 2026. Liburan tahun ini kita pilih di tengah tahun karena akhir tahun Kakak Nara akan sibuk dengan segala pendaftaran sekolah/kuliah.
Perburuan informasi, tiket, visa dan sebagainya dimulai. Pelan-pelan nonton youtube, baca-baca tulisan orang di Backpacker Internasional, artikel dan lain-lain untuk memastikan liburan bisa berjalan dengan lancar. Tentu sebagai pemegang paspor hijau, urusan aplikasi dan pengajuan visa memang menjadi kegiatan yang tidak dapat dipisahkan.
Dokumen terkumpul, itinerary disiapkan dan aplikasi dilakukan. DAN, 3 minggu Visa kita Granted!. Yes, saatnya issue ticket yang memang waktu apply visa bukan suatu kewajiban untuk dibeli. Pilihan jatuh ke Malaysia Airlines (MH) karena harga relative lebih murah, waktu penerbangan dan transit paling ok, serta layanan bagasi juga bagus.
Hampir 2 minggu kita menikmati kota Sydney dan Melbourne. Musim dingin yang basah dan menyegarkan. Dengan tema "slow traveling", kita menikmati waktu bersama selagi kita bisa.
Tahun depan kemana kita? Tergantung kemana Kakak Nara membawa kita, hahahaha...
Rabu, 03 Juni 2026
Quarante Trois Ans
Sayangku tercinta,
Hari ini aku merayakan hari ulang tahun seseorang yang paling berarti untukku. Kamu bukan hanya seorang istri, tapi juga sebagai rumah tempat hatiku pulang.
Di hari ulang tahunmu ini, aku tidak meminta banyak selain semoga Tuhan selalu memberimu kesehatan, melindungi senyummu, dan memberimu panjang umur agar aku masih punya banyak waktu untuk mencintaimu dan menyayangimu.
Selamat ulang tahun sayangku. Aku mencintai dan menyayangimu lebih dari apa yang bisa aku tulis.
Dengan seluruh cinta yang aku miliki.
😍Suamimu😍
Senin, 30 Maret 2026
Obat Terbaik
Hari menjelang malam. Aku bersiap merapikan meja kerja dan mengemas tasku. Sekejap kuintip kepadatan lalu lintas di jalan utama kota Jakarta.
Terlihat kepadatan kendaraan berbaris rapi seolah
tanpa jarak dan tanpa putus. Hmm..syukur aku sudah naik kereta, begitu gumamku.
Berjalan menyusuri pedestrian jalan Sudirman sebelum memasuki MRT dan LRT yang membawaku pulang. Lumayan sejuk hari ini karena siang tadi hujan menyirami dan membasuh panasnya kota Jakarta. Aku melihat jadwal keberangkatan dan masih sekitar 3 menit lagi sebelum keretaku tiba di peron 2. Pintu terbuka dan aku melangkah masuk, mencari tempat yang nyaman dan tidak terdesak oleh penumpang yang akan masuk di stasiun-stasiun berikutnya.
Sekitar 48 menit perjalanan biasanya aku gunakan untuk membaca atau belajar bahasa asing online. Iseng aja mengisi waktu. “Next Station, Harjamukti”, begitu pengumuman di speaker LRT. Aku mulai memasukkan earphone, kacamata dan handphone dan menyimpan rapi di dalam tas.
Melangkah menuju parkiran motor dan memacu perlahan pulang ke rumah. Begitu motor terpakir, sesosok putri kecil sudah menyambut di garasi dengan cerita dan senyuman terbaiknya. Itulah obat terbaik yang bisa meredakan dan menghilangkan semua lelah dan penat.
Sambil melonggarkan pikiran, meja makan adalah tempat terbaikku. Setelah berbagi cerita hari itu, istriku bercerita kalau Gita bilang seneng dan bersyukur punya ayah yang tidak terlalu sibuk bekerja dan masih punya banyak waktu untuk mereka. Mendengar kata-kata itu membuat hariku semakin berbunga. Aku merasa itu pujian terbaik yang pernah aku terima. Aku menjadi semakin yakin bahwa jalan yang aku pilih sudah benar. Jalan untuk selalu ada untuk mereka, menikmati waktu bersama.
Minggu, 14 Desember 2025
Notes To My Dearest Nara
Hi Noot,
This is my second time to read your letter and i still crying. First time when Mom gave it to me and the second time when I re-write it into my blog. i realized that I still need to learn every day to become a best father for you. But trust me, what ever I do, I do it for you.
I want you to fly higher than me. Your success is yours, but your failed is mine. I can not say much word than you, but i just want to say that you are the greatest give for me. You teach me as a parent, a man or even as a friend. I know I am not a good listener, but i am trying always be there for you every time when you need me. I will always be your safety net.
Mom is rite. When the time is come and you are leaving to your dream in UK or Europe, I will cry all day. It's not because of I am sad, but because I am very happy and will be so proud. I will let my tears fell down and I will not shame to show it to the world. Yes, I am a man, but I also a Dad who fell flowery to let you go to achieve your dream. Do not worry. I will be fine. Do not look back. Just come back whenever you want.
Every morning when i wake you up, i was pensive. I am a lucky Dad to have you. I look on your face and i still can not realize that you grew up. But in my mind, you are still my little baby. That's why i always want to huge you because you are (still) my baby. Always be 😍
Thank you very much form being a good daughter, good kid, good friend and good sister for Gits. I can not ask for more form you. You are so kind, helpful and care with your family especially your little daughter. You are a good role model for her, and I am so proud of that.
Fly higher my baby, fly higher! We will give you the best wings that we can provide. We will always be at home, be a home for you to come whenever you want.
I love you so much.
-Dad-
Surat Balasan Nara Untuk Ibu Dan Aji
Hello mom. I don't even know where to begin. So obviously, i pathetically cried from your letter. First of, I'd like to say my biggest apology especially when i had compared you multiple times with Mbak Sum. Going straight to the point, you are the best mom. You and Dad are the best. I could wish for better, but no amount of divine powers will be able to grant it because you both are perfect. Every time we talk, i am always grateful. I have 2 parents who loves me endlessly and never have judged me for who i want to be. Many others do not have that kind of privileged. I am more than lucky, I am blessed. Sometimes I'm afraid that you and Dad will judge and disregard my thinking and opinion, but you never do. And you've reassured me thousands of times. I never wanted to be a burden to you. I'm trying, i really am. Occasionally, i feel like I'm failing you and Dad. Whether it's cuz of my lack if motivation, grades, skills, morality, even appearance. Genuinely, I'm trying the best I can for them all. Because you both are the best parents, you've been supporting me and are always there for me. Failing the both of you, is my biggest nightmare.
Mom, you've always been with me through all kinds of hardships. You are my best friend. The only best. Everyday after school, I'm always waiting for you. It dreads me every time you can't pick me up because that'll mean that I'll have no one to tell my day to. You've always listen to me, care for me, and protect me. And it hurts me every time you say that you're not a good enough mother for me. So, I'd to write this in concrete word. You are the best Mom. I love you 💖
Dad, you are always a resilient man. You've climbed the mountain and swam the horizon to provide the best for me. I've always happy that you're here for me, ready to catch me if i fall. Sometimes i feel that I'm not good enough for you. And i wanna say that I'll be better. I'm trying and I'll reach up for you. Passing your expectation and ideals, sometimes i want to cry just from how nice you are. I'm more than grateful yo have you as my Dad. Just like Mom, i couldn't have better. I will keep trying my best because i know you're doing the best for me. You are the best Dad. I love you 💗
-Nara-
Jumat, 28 November 2025
Surat Ibu Buat Nara
Ibu disuruh nulis surat buat U, wah bakal jadi panjang nih yappingnya.
Minggu, 02 November 2025
Hati Yang Terus Merindu
Pagi ini aku membaca berita tentang meninggalnya ayah dari Jerome Polin, seorang content creator yang menjelaskan matematika dengan cara yang menyenangkan.
Dalam berita itu, dia menceritakan mimpi ayahnya yang belum dapat dipenuhi sebelum ayahnya meninggal ayahnya ingin menggendong cucu. Begitu baca berita itu, hatiku terenyuh dan larut dalam kenanganku tentang Papa.
Semasa Papa masih hidup, mimpinya sangat sederhana. Papa ingin setelah pensiun nanti bisa anter jemput cucunya sekolah. Mimpi yang nyaris bisa aku penuhi. Beberapa bulan sebelum Nara lahir, Papa meninggalkan ku.
Padahal waktu itu aku berharap Papa bisa membimbingku untuk jadi seorang ayah dan seorang teman yang baik bagi anak-anak sebagaimana yang Papa lakukan kepadaku.
Tapi aku percaya, walau Papa sudah tidak bisa menemaniku di dunia, Papa akan terus menemani dan membimbingku dari sana. Bahkan mungkin sekarang bisa lebih cepat lompat berada di Bali atau di Jakarta dalam sekejap mata.
I Miss U Papa
Topik Diskusi Kita
Hari berlalu begitu cepat. Seperti sekelebat malam berganti pagi dalam satu kedipan. Semakin hari, kita larut dan tenggelam dalam aktivitas dan kesibukan kita masing-masing.
Waktu ngobrol sepertinya hanya tersisa di pagi hari sambil sarapan atau minum kopi, malam hari selepas kerja atau disela-sela akhir pekan. Kenapa di sela-sela akhir pekan? Iya karena kita sibuk dengan aktifitas mengantar Nara dan Gita dengan hobinya masing-masing, dari pagi hingga malam menjelang.
Saat ngobrolpun, topik tidak akan jauh-jauh dari pembahasan aktifitas anak-anak, perkembangan dan rencana sekolah mereka serta topik-topik random lainnya. Kadang di tengah lamunanku, aku merasa bersalah karena sekarang jarang kita membahas topik tentang kita. Iya, topik tentang kita berdua.
Aku merasa mungkin ini sebuah phase dalam kehidupan dimana fokus sedikit berubah dari aku dan kamu menjadi mereka. Anak-anak semakin dewasa dan perlu banyak bimbingan. Aku bersyukur kamu "tahan" dan selalu siap mendengar celoteh mereka yang seperti penyiar radio, tanpa putus. Kebayang dari pagi hingga larut malam.
Aku juga merasa ini adalah bagian dari tanggung jawab kita menghadirkan mereka ke dunia. Tanggung jawab yang harus kita tuntaskan bersama selama dan selagi kita bisa.
Sekarang ini bukan hanya tentang aku dan kamu. Tapi tentang kita. Aku, Kamu, Nara dan Gita.
Love You Always My Wife.
Jumat, 13 Juni 2025
Opname Di hari Minggu
Ji, aku kedinginan.
Jumat, 18 April 2025
To My Beautiful Daughters
To my beautiful daughters,
with a courage that inspires me every day. Every moment with you is a treasure.
Sabtu, 01 Maret 2025
Valentine 2025
Pagi itu aku berangkat ke bandara. Karena perjalanan dinas cuma 3 hari, maka aku hanya membawa koper kecil/koper kabin.
Asia World Model United Nations (AWMUN) X
Aji, gimana kalau Nara ga menang?
Begitu pertanyaan Nara sewaktu kami akan berpisah di bandara. Kebetulan kami berangkat di hari dan waktu yang bersamaan namun untuk rute yang berbeda. Aku ke Bangkok, Nara ke Kuala Lumpur. Aku tahu Nara pengen banget bisa berhasil di eventnya kali ini.
Sewaktu berjalan menuju ke gate, aku bertanya "Apa yang sudah kamu persiapkan untuk event kali ini?" Lalu Nara menjawab "Nara sudah lebih siap dan belajar dari event sebelumnya di Bangkok. Sekarang akan mencoba strategi yang baru", begitu jawabnya. Aku cuma bilang, lakukan yang terbaik Nara. Event ini akan menjadi pembelajaran dan ajang untuk memperkuat metalmu. Ga menang tidak masalah, tapi yang penting harus berjuang dan melakukan yang terbaik, begitu sambungku.
Kamipun harus berpisah. Ada rasa sedikit khawatir karena ini pertama kalinya dia terbang ke luar negeri tanpa pendampingan. Tapi dia yakin dan berani sehingga aku merasa sedikit lebih tenang.
Sebelum boarding, dia mengirimkan pesan. "Flying alone is easy". Lega aku membaca pesan itu. Dia berhasil dalam langkah pertamanya.
Tiba di Kuala Lumpul, dia mulai sibuk menjalankan aktifitasnya. Aku cuma bisa berdoa semoga Nara bisa sukses dalam konferensinya, bisa tampil dengan baik dan mendapatkan hasil terbaik. Degdegan rasanya menanti hari puncak dan siap-siap bagaimana cara membesarkan hatinya jika hasil tidak sesuai apa yang dia harapkan.
Besoknya, sebuah pesan video masuk dari istriku. "The most outstanding delegate goes to Iceland!" Wajah dan foto Nara terpajang di layar besar saat pengumuman berlangsung. Pecah haruku dan serasa mau nangis saat perjalanan di Bangkok. You made it Nara. Ingin rasanya segera pulang, memeluk dan melihat wajahnya. So proud of her!!!.
Walau ada yang meragukan ikut MUN tanpa bimbingan adalah mustahil untuk menang, namun Nara membuat kami semua bangga. Usaha dan kerja kerasmu membuahkan hasil.
Selamat Nara. Kamu sudah membuat kami serasa fly to the MUN.
https://biz.kompas.com/read/2025/02/17/140421628/8-pelajar-indonesia-sabet-penghargaan-di-konferensi-internasional-awmun-x-kuala
Sabtu, 22 Februari 2025
Bukhasan National Park
Kemana kita? Hmm..menurut itinerary, kita akan ke salah satu taman nasional terbesar dan terkenal di Korea.
Kali ini kami trekking ke Bukhasan National Park. Sampai sana, mampir ke informasi untuk ambil peta jalur. Biar tahu mau milih yg mana. Tentu kami ambil yg easy loop karena sama anak2. Tapi ternyata mereka jauh lebih kuat daripada ortunya.
Biaya gratis.
Kami trekking sekitar 4 jam dengan speed santai.
Pemandangan bagus namun di atas angin kenceng. Jadi jaket winter
harus terus selalu terpasang.
Nami Island
Hari ini kami ke Pulau Nami. Kalau di sana terkenal dengan nama Republic of Naminara. Kita ga perlu nunjukin paspor cuma kayak bayar visa gitu.
Biaya masuk ke Pulau Nami KRW 16 ribu dewasa dan KRW 10 ribu anak2.
Nyebrang sekitar 6 menit.
Dari penginapan, kami turun di stasiun Gaepyong. Dari Stasiun
Gaepyong naik bus nomor 10-4 turun di ujung. Tinggal jalan ke pelabuhan Nami.
Kalau bawa anak2, saran kami beli marsmallow buat di bakar2. Disana
banyam banget perapian untuk sekedar duduk2 atau bakar2 marsmallow.
Perjalanan ke Nami Island adalah salah satu perjalanan terbaik kami. Selain pemandangan sepanjang perjalanan yang memanjakan mata, setiba di pulaunya juga seperti berada di suatu dimensi lain. Dengan pohon-pohon yang menjulang tinggi dan pulanya benar-benar memanjakan mata. Seharian kami mengelilingi dan menikmati keindahan pulau Nami. Betah banget rasanya apalagi ditemani hawa dingin yang menusuk tulang. Seru banget.
Kami ke Nami naik ITX. Lupa bayar berapa. Nah pas baliknya, di
stasiun Gaepyong itu ga ada konter tiket. Dengan PD nya kami beli tiket paket
mesin donk. Begitu keluar harga, kok murah. Lihat di Naver Map, kereta ITX udah
mau nyampe. Naik donk kita.
Pas di kereta, ada pemeriksaan. Kami dengan santainya nunjukin
tiket yg kami beli di mesin. Dia bilang "ini tiket metro, bukan ITX".
Tapi jangan khawatir, beli disini aja pake credit card, nanti tiket metro nya
di reimburs di office stasion.
Sampai stasiun, ternyata petugasnya udah hapal kasus2 gini dan
mudah banget reimbursnya.
Rumah Tradisional Di Korea
Rumah tradisional sebuah negara selalu menjadi perhatianku. Hal-hal yang berbau tradisional atau klasik dari sebuah tempat tujuan wisata tak boleh terlewatkan. Hasil dari berselancar di internet, ketemulah beberapa lokasi rumah tradisional Korea yang patut untuk dikunjungi. Antara lainnya adalah Ikseondong hanok village dan Buckhon Hanok Village.
Di Ikseondong dan Buckhon hanok village kami jalan-jalan, beli souvenir
dan lihat rumah-rumah tradisional. Di Ikseondong, ada toko roti Salt Bread yg super
enak. Antrian panjang donk. Tapi karena kami datengnya pagi, jadi masih ok lah.
Harga per box KRW 12 ribu isinya 4.
Buckhon hanok village lebih banyak rumah-rumah tradisionalnya dan lebih luas areanya. Lagi terbayang bagaimana kehidupan orang-orang jaman dulu dengan pakaian dan kehidupannya. Apakah jaman dulu orang-orang lebih hidup tenang dan damai? Entahlah.
Lanjut ke Hongdae untuk jalan2. Biar tahu aja kayak gimana tempat
belanja yg terkenal di kalangan turis.
Balik lagi donk ke Ikseondong. Tujuan beli oleh2 dan tentu saya
beli Salt bread. Kali ini ga mau rugi. Beli 3 box, hehee.
Di deket Metro Ikseondong, ada Opa Oma penjual Tteok-bokki dan
Odeng yg super enak. Begitu kami kembali, inget donk mereka sama kita.
Harga Tteok-bokki KRW 5 ribu dapet banyak dan Odeng KRW 1000 per
tusuk.
Habis itu, lanjut ke Han River. Ngapain? Cuma lihat2 aja. Katanya
tempat syukit drakor walau saya ga tahu drakor sih, heehe
Namsan Tower
katanya kalau ke Seoul belum ke Namsan Tower dan Myeongdong, maka belum afdol. Oleh karena itu, pagi-pagi pergilah kami ke Namsan Tower.
Sebelum pergi, tentunya Navermap menjadi andalan untuk petunjuk jalan. Ke mana dan bus apa yang harus kami naiki. Setelah rute terkunci, kita siap berangkat.
Ke Namsan Tower kita harus naik bus khusus (Nomor A01) tapi tempat parkir bus. Lupa bayar berapa. Disana jalan2, lihat pemandangan tapi ga naik ke tower ya. Lokasi Namsan Tower sangat indah dan bisa melihat sepenjuru kota Seoul. Letaknya yang diatas bukit serta dikelilingi oleh pohon-pohon yang lebat menambah keindahan Namsan Tower. Puas menikmati Namsan Tower, kami melanjutkan rute berikutnya.
Habis itu ke Myengdong. Tempat belanja yg sangat rame dan street
food nya juga menggoda selera. Kalau mau beli oleh2, banyak street vendor yg
harganya relative murah. Makan siang di Myengdong. Sedikit "kena
tipu". Di gambar daging 3 slice, tapi pas dateng hanya 1 slice
.
Makan street food juga sebenarnya udah kenyang dan murah. Namun anak2 pengun
makan sambil duduk.
Lanjut ke JYP Building. Kenapa kesitu, karena salah satu anak suka
banget Stray kids donk. Jadi ketemu gedung dan nari di depannya saja udah
seneng banget. Letaknya di depan Seoul Olympic Park.
Terakhir ke Lotte tower. Ngapain? Cuma liat aja gedung tertinggi ke
5 di dunia.





















































